CERITA MOTIVASI ISLAM
Seorang konsumen datang
ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang
cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang
mulai menghangat.
Mereka membicarakan
banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan
beralih tentang TUHAN.
Si tukang cukur
bilang,”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen.
Begini, coba kamu perhatikan
di depan sana, di jalanan…. untuk menyadari bahwa TUHAN itu tidak ada”.
“Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah anak-anak
terlantar? Adakah yang hidupnya susah?” .
“Jika TUHAN ada, tidak
akan ada sakit ataupun kesusahan”.
“Saya tidak dapat
membayangkan TUHAN Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi”.
Si konsumen diam untuk
berpikir sejenak, tapi tidak merespon apa yang dikatakan si tukang cukur tadi,
karena dia tidak ingin terlibat adu pendapat.
Si tukang cukur menyelesaikan
pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah
dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang
panjang, berombak kasar (Jawa : mlungker-mlungker – Red), kotor dan brewok,
tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke
tempat tukang cukur tadi dan berkata :
“Kamu tahu, sebenarnya di dunia ini TIDAK ADA TUKANG CUKUR..!”
Si tukang cukur tidak
terima, dia bertanya : “Kamu kok bisa bilang begitu?”.
“Saya tukang cukur dan saya ada di sini. Dan barusan saya mencukurmu!”
“Tidak!” elak si
konsumen.
“Tukang cukur itu TIDAK ADA! Sebab jika tukang cukur itu ada, tidak akan ada
orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar
sana”, si konsumen menambahkan.
“Ah tidak, tapi tukang
cukur itu tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.
“Apa yang kamu lihat itu adalah SALAH MEREKA SENDIRI, mengapa mereka tidak
datang kepada saya untuk mencukur dan merapikan rambutnya?”, jawab si tukang
cukur membela diri.
“COCOK, SAYA SETUJU..!”
kata si konsumen.
“Itulah point utamanya!.. Sama dengan TUHAN.
“Maksud kamu
bagaimana?”, tanya si tukang cukur tidak mengerti.
Sebenarnya TUHAN ITU ADA
! Tapi apa yang terjadi sekarang ini.?
Mengapa orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU mencari-NYA..?
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”
Si tukang cukur
terbengong!!!! Dalam hati dia berkata : “Benar juga apa kata dia..mengapa aku
tidak mau datang kepada TUHANKU, untuk beribadah dan berdoa, memohon agar
dihindarkan dari segala kesusahan dalam hidup ini..?”
Jika Anda berpikir bahwa TUHAN ITU ADA, sampaikan cerita ini
kepada orang lain. Semoga kita selalu mendapat kebaikan dan kebahagiaan dalam
hidup ini. Amien..